Mengapa Dylan Sprayberry dari Teen Wolf Memilih Scientology Untuk Ketenangan (Dan Mengapa Penggemar Peduli)

8

Dylan Sprayberry sudah tidak mengenakan seragam Serigala Remaja, tapi dia beralih ke seragam lain.

Aktor yang dikenal karena memerankan Isaac Lahey di drama supernatural MTV itu go public awal pekan ini. Dia memposting ke Instagram. Judulnya singkat: “Ini kabar terbaru untuk kalian!” Itu menandai @scientology.

Di dalam video tersebut, Sprayberry menjelaskan secara spesifik. Dia bukan orang baru di gereja. Dia telah menjadi anggota selama tiga tahun. Dia mengatakan pengalaman itu “sangat luar biasa.” Tapi dia tidak berhenti di situ. Dia memaparkan motivasinya. Jernih. Langsung.

Dia bergabung untuk membersihkan diri. Dia bergabung untuk sadar. Dia ingin lepas dari narkoba.

Jalan Menuju Pemulihan

Ketenangan tidak linier. Bagi Sprayberry, masa-masa awal ditandai dengan kebanggaan tertentu. Dia mengatakan kepada penggemar bahwa ketika dia pertama kali bersih, dia merasakan perubahannya.

“Oke, saya sudah sadar sekarang,” kenangnya sambil berpikir. “Saya sangat bangga pada diri saya sendiri dan saya mendengar perbedaan dari berhenti menggunakan narkoba.”

Ini adalah sentimen yang dapat dipahami oleh banyak orang. Kejelasan awal itu memabukkan dengan caranya sendiri. Namun hal ini juga membuka pintu untuk mencari lebih banyak struktur. Lebih banyak jawaban. Bagi sebagian orang, pencarian itu mengarah pada terapi. Bagi yang lain, seperti Sprayberry, ini mengarah ke Gereja Scientology.

Reaksi Online

Bisa ditebak, internet punya opini.

Bagian komentar tidak menahan diri. Seorang pengguna menyarankan agar dia menemui terapis saja. Yang lain menulis, “Oh tidak, kami kehilangan dia.”

Kritik tersebut lebih dalam dari sekadar ketidaksetujuan. Ini menyentuh kontroversi yang terdokumentasi dengan baik seputar organisasi.

“Mengecewakan. Semoga Anda segera menemukan jalan keluarnya. Kerugian dan rasa sakit yang disebabkan oleh tempat itu tidak sebanding dengan kebaikan apa pun yang Anda temukan.”

Poin terakhir ini sangat penting. Kritikus berpendapat bahwa gereja menyebabkan lebih banyak kerusakan daripada penyembuhan. Mereka mengatakan ada jalan lain menuju pemulihan yang tidak melibatkan hierarki ketat dan tuntutan keuangan gereja. Mereka menunjuk pada sistem dukungan masyarakat yang lebih aman, tidak terlalu terisolasi, dan berlandaskan ilmu pengetahuan.

Mengapa Hollywood?

Sprayberry bukanlah anomali di sini. Dia mengikuti naskah yang sangat lama.

Tom Cruise. Elisabeth Moss. Chloe Fineman.

Mengapa begitu banyak bintang bergabung dengan Gereja Scientology?

Itu bukanlah sebuah kecelakaan. Itu adalah sebuah strategi.

Pada tahun 1950-an,L. Ron Hubbard, pendirinya, meluncurkan inisiatif yang disebut “Project Celebrity.” Tujuannya jelas. Rekrut orang-orang terkenal untuk mempromosikan gereja. Gunakan ketenaran mereka sebagai tameng dan sorotan.

Situs web gereja masih mencerminkan prioritas ini hingga saat ini. Organisasi ini mencantumkan “artis, politisi, pemimpin industri” sebagai anggota yang ideal. Orang yang mempunyai kekuasaan. Orang-orang dengan visi. Orang yang mampu menciptakan dunia yang lebih baik.

Bagi penggemar Teen Wolf, melihat mantan rekan sejawatnya bergabung dengan organisasi ini terasa menyakitkan. Rasanya seperti pengkhianatan terhadap komunitas pendukung yang dibangun oleh pertunjukan tersebut. Hal ini juga menimbulkan pertanyaan tidak nyaman tentang sifat pemulihan. Bisakah sebuah organisasi yang dikenal mengontrol anggotanya benar-benar mendukung penyembuhan?

Sprayberry mengatakan itu berhasil untuknya. Dia bilang itu luar biasa.

Namun bagi semua orang yang menonton dari pinggir lapangan, jawabannya tidak begitu jelas. Bagian komentar tetap terbuka. Perdebatan berlanjut. Dan Sprayberry terus memposting pembaruan.

Tiga tahun kemudian, dia masih di sana. Masih bersih. Masih bagian dari sistem yang menuntut kesetiaan.

Apakah kesetiaan itu merupakan penyelamat atau jebakan, masih bisa ditafsirkan. Hanya dia yang tahu apa yang dia temukan. Kami semua hanya menonton layar. Menunggu untuk melihat apakah sinyalnya tetap kuat, atau koneksi akhirnya terputus.