Ini adalah rasa frustrasi yang umum bagi pengguna earbud nirkabel: Anda sedang mendengarkan lagu atau panggilan penting ketika salah satu earbud tiba-tiba mati, sehingga Anda hanya memiliki satu perangkat yang berfungsi. Meskipun sedikit perbedaan dalam masa pakai baterai adalah hal yang normal, perbedaan yang signifikan—misalnya satu earbud memiliki daya 20% lebih sedikit dibandingkan earbud lainnya—biasanya menunjukkan penyebab tertentu.
Memahami mengapa hal ini terjadi dapat membantu Anda menentukan apakah masalahnya merupakan pengaturan sederhana yang dapat Anda ubah atau masalah perangkat keras yang memerlukan perbaikan.
Зміст
Peran Konektivitas “Utama”.
Salah satu alasan paling umum terjadinya pengurasan yang tidak merata adalah cara kerja dasar teknologi Bluetooth. Pada banyak desain earbud, satu earbud berfungsi sebagai koneksi “utama”.
- Cara kerjanya: Earbud utama membuat tautan Bluetooth langsung dengan ponsel atau sumber musik Anda. Kemudian “menyampaikan” sinyal tersebut ke earbud sekunder.
- Hasilnya: Karena earbud utama melakukan tugas berat dalam menjaga koneksi dan meneruskan data ke mitranya, tentu saja earbud ini mengonsumsi lebih banyak daya.
Meskipun beberapa model modern dapat menukar peran ini secara otomatis, banyak model yang masih bergantung pada pemimpin yang ditunjuk, sehingga dapat menyebabkan terkurasnya baterai.
Penggunaan Perangkat Lunak dan Fitur
Fitur-fitur tertentu yang banyak diminati dapat memberikan beban tambahan pada satu earbud, terutama jika pengaturan Anda dikonfigurasi untuk mendukung satu sisi.
1. Asisten Suara (Siri/Asisten Google)
Jika Anda telah mengonfigurasi perangkat Anda ke “Dengarkan Siri” atau menggunakan asisten suara, satu AirPod tertentu akan terus memantau kata bangun Anda. Pemrosesan latar belakang yang berkelanjutan ini memerlukan energi, sehingga menyebabkan earbud khusus tersebut terkuras jauh lebih cepat dibandingkan earbud “pasif”.
2. Peredam Kebisingan Aktif (ANC)
Teknologi peredam bising memerlukan pemrosesan digital yang konstan untuk menetralisir suara eksternal. Jika earbud Anda bekerja lebih keras untuk memproses kebisingan lingkungan, masa pakai baterai akan menurun. Mematikan ANC dapat membantu memperpanjang waktu bermain dan membantu menyeimbangkan pengurasan antara kedua unit.
Kebiasaan dan Pemeliharaan Pengguna
Terkadang, penyebabnya bukan pada teknologi itu sendiri, namun pada cara kita berinteraksi dengannya.
- Penggunaan satu earbud: Jika Anda sering hanya menggunakan satu earbud, perangkat tersebut akan menjadi default untuk mikrofon dan perintah, sementara perangkat lainnya berada dalam mode siaga.
- Kebersihan dan Pengisian Daya: Penumpukan kotoran dan kotoran telinga dapat mengganggu kontak pengisian daya. Jika salah satu earbud tidak tersambung dengan baik ke dalam casing, earbud mungkin tidak terisi penuh sehingga menyebabkan earbud “mati” lebih cepat pada sesi berikutnya.
Apakah Ini Kegagalan Perangkat Keras?
Bahkan dengan pengaturan dan perawatan yang sempurna, baterai tidaklah sama. Karena toleransi produksi, dua earbud baru jarang memiliki kapasitas baterai yang sama persis. Selain itu, seiring bertambahnya usia baterai lithium-ion, tingkat keausannya pun berbeda-beda. Jika jarak antar earbud terus melebar meskipun Anda telah berupaya keras, hal ini mungkin merupakan siklus alami perangkat keras.
Ringkasan: Pengurasan baterai yang tidak merata sering kali disebabkan oleh salah satu earbud yang bertindak sebagai hub Bluetooth utama atau karena Anda terus-menerus melakukan tugas seperti mendengarkan perintah suara. Untuk memperbaikinya, coba bersihkan kontak pengisian daya, nonaktifkan peredam bising, atau nonaktifkan fitur asisten suara “Selalu aktif”.
