Kaley Cuoco dan Tom Pelphrey Merangkul ‘Perceraian Tidur’ untuk Hubungan yang Lebih Kuat

14

Kaley Cuoco, bintang The Big Bang Theory, baru-baru ini membagikan detail yang sangat jujur ​​tentang hubungannya dengan tunangannya Tom Pelphrey: mereka tidak lagi tidur di ranjang yang sama. Keputusan tersebut, yang terungkap dalam podcast Armchair Expert Dax Shepard, tidak lahir dari konflik, namun dari kebutuhan praktis dan keinginan untuk tidur lebih nyenyak.

Titik Puncaknya: Jadwal Tidur yang Bertentangan

Pergeseran ini dimulai setelah Pelphrey secara blak-blakan mengatakan kepada Cuoco selama terapi pasangan, “Saya tidak bisa melakukan ini lagi.” Ini bukanlah ultimatum hubungan, tapi pernyataan tentang kebiasaan tidur mereka yang tidak sesuai. Cuoco, seorang ibu yang bangun pagi bersama putrinya yang berusia 2 tahun, Matilda, sangat kontras dengan kecenderungan Pelphrey yang suka tidur malam. Ia lebih suka bekerja, membaca, dan menikmati waktu tenang hingga larut malam.

Situasi ini semakin diperumit dengan kehadiran anjing dan balita di tempat tidur mereka, membuat keduanya sulit tidur nyenyak. Seperti yang dikatakan Cuoco, Pelphrey sebenarnya “tidak pernah” melihatnya di malam hari, dan pengaturan tersebut tidak kondusif untuk keintiman atau relaksasi.

Memikirkan Kembali Harapan Masyarakat

Cuoco awalnya khawatir tentang bagaimana keputusan mereka akan dipandang. Stigma seputar pasangan yang tidur terpisah masih kuat, meskipun faktanya tempat tidur bersama tidak secara otomatis menjamin kebahagiaan dalam hubungan. Pelphrey menantang kekhawatirannya, mempertanyakan mengapa dia peduli dengan penilaian dari luar ketika kesejahteraan pribadi mereka dipertaruhkan.

Solusi pasangan? Sebuah “perceraian tidur.” Pelphrey sekarang tidur di kamar tamu, memberinya waktu tenang tanpa gangguan sementara Cuoco mengatur pagi hari bersama Matilda.

Hasil yang Sangat Positif

Pengaturan tersebut telah menjadi “pengubah permainan,” menurut Cuoco. Pelphrey tidur lebih nyenyak tanpa gangguan anjing atau balita, dan Cuoco tidak perlu khawatir mengganggunya saat dia bangun pagi. Keintiman mereka tidak terganggu, dan mereka tetap memprioritaskan waktu berkualitas bersama di luar kamar.

Kesediaan untuk melepaskan diri dari ekspektasi tradisional menyoroti tren yang berkembang ke arah memprioritaskan kebutuhan individu dalam hubungan. Kurang tidur membuat hubungan menjadi tegang, dan terkadang, hal paling penuh kasih yang dapat dilakukan dua orang adalah memastikan satu sama lain mendapatkan istirahat yang cukup.

Gambaran Lebih Besar

Kejujuran pasangan mengenai pengaturan tidur mereka menyegarkan dalam budaya yang sering kali menekan orang untuk menyesuaikan diri dengan cita-cita romantis. Kisah mereka menunjukkan bahwa solusi yang tidak lazim dapat memperkuat hubungan, bukan melemahkannya. Di dunia di mana kelelahan dan kelelahan merajalela, memprioritaskan tidur sebagai hal yang tidak bisa ditawar adalah langkah cerdas bagi setiap pasangan.

Pada akhirnya, “perceraian tidur” Cuoco dan Pelphrey berfungsi sebagai pengingat bahwa hubungan yang sehat dibangun atas dasar saling menghormati dan kepraktisan, bukan ekspektasi yang kaku.