Rilisan album terbaru Harry Styles telah memicu diskusi baru tentang perpisahannya dari Olivia Wilde, dengan lirik yang mengisyaratkan bahwa keengganannya untuk berperan sebagai orang tua tiri memainkan peran penting dalam perpisahan mereka. Meskipun keduanya telah move on—Styles dilaporkan berkencan dengan Zoe Kravitz, dan Wilde dengan Caspar Jopling—keadaan seputar perpisahan mereka, yang terjadi setelah hampir dua tahun bersama (Januari 2021 hingga Desember 2022), masih belum jelas.
Lirik dan Implikasinya
Lagu baru Styles, “Paint by Numbers” dari album Kiss All The Time, Disco Sesekali, memuat baris-baris yang ditafsirkan banyak penggemar sebagai referensi langsung ke anak-anak Wilde. Liriknya berbunyi: “Kaulah yang paling beruntung, oh, ironi / Menahan beban anak-anak Amerika yang hatinya kau patahkan / Apakah sebuah tragedi saat kau memberitahunya / ‘Umurku belum genap tiga puluh tiga tahun’?” Hal ini menimbulkan spekulasi luas bahwa Styles merasa tidak siap atau tidak mau mengambil tanggung jawab menjadi ayah tiri bagi dua anak Wilde, Otis (lahir 2014) dan Daisy (lahir 2016).
Garis Waktu Hubungan dan Laporan yang Bertentangan
Styles dan Wilde pertama kali diketahui publik pada Januari 2021 setelah bertemu di lokasi syuting Don’t Worry Darling. Hubungan mereka awalnya terlihat kuat, dengan Wilde sering menghadiri konser Styles dan menunjukkan kasih sayang publik. Namun, pada akhir tahun 2022, muncul laporan yang menunjukkan semakin besarnya jarak di antara mereka. Pernyataan awal menunjukkan perpecahan yang bersahabat, dengan sumber mengutip jadwal tur Styles dan fokus Wilde pada anak-anak dan kariernya di Los Angeles.
Namun, orang dalam lainnya mengklaim bahwa perpisahan itu tidak sepenuhnya saling menguntungkan, dan menyatakan bahwa Wilde “berpikir mereka akan menyelesaikan semuanya” dan “kecewa” dengan hasilnya. Lirik barunya menunjukkan kenyataan yang mungkin lebih kompleks, menunjukkan bahwa keragu-raguan Styles untuk berkomitmen pada dinamika keluarga adalah faktor kuncinya.
Mengapa Ini Penting
Spekulasi ini menyoroti tren yang lebih luas: meningkatnya pengawasan terhadap hubungan selebriti dan kecenderungan untuk membedah kehidupan pribadi melalui seni publik. Fakta bahwa lirik Styles dianalisis dengan cermat menggarisbawahi seberapa besar bobot yang diberikan penggemar pada karya artis sebagai cerminan dari pengalaman nyata mereka. Situasi ini juga menimbulkan pertanyaan tentang tekanan terhadap selebriti untuk menyesuaikan diri dengan ekspektasi hubungan tradisional, terutama jika melibatkan anak-anak.
Pada akhirnya, alasan sebenarnya di balik perpisahan itu tetap bersifat pribadi. Namun, musik baru ini tidak dapat disangkal telah membuka kembali perbincangan, memaksa penggemar dan media untuk mempertimbangkan kemungkinan bahwa dinamika keluarga adalah isu sentral dalam perpecahan Styles dan Wilde.
