Obat penurun berat badan yang populer, Ozempic, bersama dengan obat serupa seperti Wegovy dan Mounjaro, telah memicu tren aneh di dunia maya: lonjakan penelusuran untuk “penis Ozempic”. Meskipun obat ini dikenal memiliki efek samping seperti mual dan ketidaknyamanan pencernaan, klaim tentang perubahan ukuran penis dengan cepat mendapat perhatian, dengan penelusuran Google melonjak lebih dari 5.000% dalam beberapa bulan terakhir.
Ilusi Ukuran
Ahli urologi yang diwawancarai oleh HuffPost menjelaskan bahwa peningkatan ukuran penis yang dirasakan kemungkinan besar hanyalah ilusi. Penurunan berat badan, terutama akibat berkurangnya lemak di area kemaluan, bisa membuat penis tampak lebih menonjol. Paul Turek dari Klinik Turek di San Francisco, “Penis yang tersembunyi atau ‘terkubur’ akan keluar begitu saja dari tempat persembunyian lemaknya.” Panjang penis sebenarnya tetap tidak berubah di masa dewasa, mirip dengan tinggi badan atau ukuran sepatu.
Efek Psikologis dan Fisiologis
Selain trik visual, Ozempic juga dapat memengaruhi fungsi seksual dengan cara lain. Beberapa pria melaporkan peningkatan kepercayaan diri dan ereksi yang lebih baik seiring mereka menurunkan berat badan dan menstabilkan metabolisme mereka. Obat tersebut menawarkan manfaat kardiovaskular yang dapat meningkatkan aliran darah ke penis, meningkatkan pembengkakan saat ereksi, menurut Dr. Rena Malik dari “The Rena Malik MD Podcast.”
Namun, pengobatan ini bukannya tanpa potensi kekurangan. Beberapa pengguna mengalami penurunan libido, salah satu pengguna Reddit menggambarkan hilangnya hasrat seksual seperti perasaan “mual” karena memikirkan seks. Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa obat GLP-1 dapat mempengaruhi jalur penghargaan otak, berpotensi mengurangi hasrat seksual dengan menekan nafsu makan – tidak hanya terhadap makanan, tetapi juga terhadap aktivitas menyenangkan seperti seks.
Hasil Jangka Panjang
Para ahli mencatat bahwa setelah penurunan berat badan stabil dan kesehatan metabolisme membaik, kadar testosteron sering kali meningkat, sehingga gairah seks dan fungsi ereksi dapat dipulihkan. Pada pria yang mengalami obesitas atau diabetes, penurunan berat badan terkait Ozempic dapat menghasilkan ereksi yang lebih baik. Seperti yang diamati Dr. Turek, banyak pasien melaporkan peningkatan kinerja seksual setelah pengobatan.
Kesimpulan
Meskipun gagasan tentang “penis Ozempic” mungkin dilebih-lebihkan, dampak obat tersebut terhadap fungsi seksual pria memang nyata. Penurunan berat badan dapat membuat penampilan ukuran tubuh bertambah, sementara perubahan fisiologis dapat meningkatkan ereksi bagi sebagian orang, namun mengurangi libido bagi sebagian lainnya. Hasil akhirnya bergantung pada biologi individu, faktor psikologis, dan efek jangka panjang dari stabilisasi metabolisme.





























