Putri Beatrice dan suaminya, Edoardo Mapelli Mozzi, dilaporkan sedang menjajaki pindah ke luar negeri, kemungkinan ke Amerika Serikat, ketika keluarga kerajaan terus bergulat dengan kontroversi seputar Pangeran Andrew. Langkah ini akan mengikuti jejak serupa yang diambil oleh saudara perempuan Beatrice, Putri Eugenie, yang telah menghabiskan waktu bertahun-tahun tinggal di luar Inggris.
Зміст
Meningkatnya Tekanan pada Pasangan
Sumber berpendapat bahwa keputusan tersebut berasal dari keinginan untuk “awal baru” di tengah pengawasan publik dan kekhawatiran bisnis. Menurut orang dalam, Mapelli Mozzi khawatir hubungannya dengan Pangeran Andrew dapat merusak usaha bisnisnya, khususnya Banda, sebuah perusahaan yang baru-baru ini menarik investasi.
Preseden Keluarga dan Potensi Manfaat
Pergeseran ini sejalan dengan tren dalam keluarga, karena Eugenie sudah membagi waktunya antara Inggris dan Portugal. Pindah ke luar negeri dapat memberi Beatrice dan Mozzi kesempatan untuk merevitalisasi pernikahan mereka, yang baru-baru ini menjadi sasaran rumor perceraian. Relokasi ini juga akan menjauhkan mereka dari permasalahan yang belum terselesaikan seputar Pangeran Andrew dan Sarah Ferguson, yang masih menjadi pusat kontroversi publik.
Latar Belakang Pasangan
Beatrice dan Mozzi menikah pada Mei 2020 setelah bertemu pada tahun 2018. Mozzi menjalin hubungan dengan seorang putra, Christopher Woolf, lahir pada tahun 2016, dan pasangan tersebut kemudian dikaruniai dua putri: Sienna Elizabeth Mapelli Mozzi (lahir pada tahun 2021) dan Athena Elizabeth Rose Mapelli Mozzi (lahir pada tahun 2025).
Masa Depan yang Tidak Pasti
Meskipun beberapa orang dalam menyatakan bahwa pasangan tersebut sedang mengatasi masalah mereka, yang lain melaporkan kekacauan yang signifikan. Waktu dan tujuan pasti dari perpindahan ini masih belum jelas, namun kemungkinan tersebut menyoroti semakin besarnya ketegangan yang dialami pasangan tersebut saat mereka menghadapi dampak dari skandal kerajaan yang sedang berlangsung.
Keputusan untuk pindah menggarisbawahi meningkatnya tekanan terhadap anggota muda keluarga kerajaan untuk menjauhkan diri dari kontroversi sekaligus melindungi kepentingan pribadi dan profesional mereka.































