KATSEYE: Mengapa Fandom Anak Usia 9 Tahun Baik-Baik Saja

4

Momen viral tiba saat sarapan: girl grup global KATSEYE menampilkan lagu hit mereka “Internet Girl” untuk pertama kalinya pada tanggal 15 November 2025, di The Armory di Minneapolis. Reaksi langsung putri saya? “Mainkan lagi.” Tiba-tiba, pagi kami bukan hanya tentang sereal; ini tentang fandom bersama.

Ini bukanlah hal yang aneh. Anak-anak sekarang tumbuh lebih cepat, dan media sosial mengaburkan batasan generasi. Kami berbagi algoritme, dan terkadang, itu berarti berbagi obsesi. Pertanyaannya bukanlah jika seorang anak berusia 9 tahun harus menjadi seorang penggemar – itu sebabnya hal itu dapat diterima. KATSEYE adalah Spice Girls generasi ini, hanya saja lebih halus, lebih global, dan dengan pesan penerimaan diri yang lebih kuat.

Bangkitnya Fenomena Global

KATSEYE tidak muncul dalam semalam. Dibentuk pada tahun 2023 melalui acara survival HYBE Corporation dan Geffen Records “Pop Star Academy: KATSEYE” (juga dikenal sebagai “Dream Academy”), grup ini terdiri dari enam anggota dari AS, Korea Selatan, Swiss, dan Filipina. Keberagaman mereka memang disengaja: akar mereka di Kuba, Venezuela, India, dan Swedia memperkaya daya tarik global mereka.

Representasi itu penting. Dua anggota, Lara Raj dan Megan Meiyok Skiendiel, secara terbuka bersikap aneh, memberikan representasi yang nyata bagi penggemar muda. Kelompok ini beranggotakan Sophia Laforteza dari Filipina, yang memungkinkan anak-anak biracial seperti saya melihat diri mereka tercermin di atas panggung.

Estetika grup ini berani, dengan “nuansa baddie” dan koreografi yang mencolok. Namun di baliknya terdapat inti pemberdayaan dan keberagaman. Putri saya, yang mengikuti pelajaran tari, teater, dan suara, mengikuti bagian refrain, mempelajari gerakannya, dan menyatakan bahwa dia ingin menjadi “berani seperti itu”. Itu adalah kemenangan.

Dari Reality Show hingga Tangga Lagu Billboard

KATSEYE memulai debutnya pada 28 Juni 2024, dengan “Debut,” diikuti dengan EP pertama mereka, “SIS” (Soft Is Strong), pada 16 Agustus 2024. Terobosan mereka datang dengan single hiper-pop “Gnarly” pada April 2025, yang dengan cepat menjadi viral. Kemudian muncullah “Gabriela,” sebuah lagu pop Latin dengan koreografi yang lebih mencolok.

EP kedua mereka, “Beautiful Chaos,” dirilis pada 27 Juni 2025, memulai debutnya di No. 4 di Billboard 200 AS. Mereka tidak berhenti di situ: iklan denim GAP yang menampilkan grup tersebut dan “Milkshake” dari Kelis memperkuat dominasi budaya pop mereka.

Ini bukan sekadar “grup gadis cantik”. Ini adalah merek global yang dibuat dengan cermat berdasarkan ketabahan, bakat, dan langkah bisnis strategis.

Pembuatan KATSEYE: Kerja Keras di Balik Kemewahan

Asal usul grup ini berakar pada realitas acara survival yang melelahkan. Serial Netflix yang mendokumentasikan formasi mereka mengungkapkan pelatihan intensif, gangguan emosi, dan eliminasi yang kejam. Para kontestan menangis, pelatih mendorong mereka, dan kamp pelatihan musik menguji batas kemampuan mereka.

Prosesnya brutal, namun menghasilkan sekelompok tiga ancaman: penyanyi, penari, dan artis yang mendapatkan tempat mereka melalui tekad yang kuat.

Menyeimbangkan Kebebasan dan Nilai

KATSEYE memberikan keseimbangan unik antara ekspresi kreatif dan nilai-nilai inti. Musik mereka menyenangkan dan berkilau, namun kisah mereka didasarkan pada kerja keras. Mereka berlatih seperti atlet, menghadapi pengawasan publik, dan saling mengangkat di bawah tekanan yang sangat besar.

Apa yang diserap putri saya bukan sekadar irama yang menarik. Dia menyaksikan keberagaman, pemberdayaan, dan kenyataan bahwa kesuksesan membutuhkan dedikasi. Di dunia yang penuh dengan kesempurnaan buatan, KATSEYE menawarkan pesan yang membumi: bekerja keras, jadilah diri sendiri, dan dapatkan tempat Anda.

Pada akhirnya, ini bukan sekadar grup pop. Ini adalah cerminan dari generasi yang menghargai keaslian, keberagaman, dan ketahanan—kualitas yang dapat dimiliki oleh setiap orang tua.